Logroño United memanfaatkan keunggulan permainan untuk mengalahkan Valencia 2-1 pada pertandingan Spain: Liga F, Minggu, 13 September 2026. Tuan rumah tidak hanya unggul dalam skor, tetapi juga mendominasi statistik penting dengan 56 persen penguasaan bola, 18 tembakan, dan nilai expected goals 1,74 berbanding 0,36 milik Valencia.
Perbedaan peluang menjadi pembeda utama
Sejak pertandingan berjalan, Logroño United lebih sering menguasai bola dan membawa permainan ke area akhir lapangan. Mereka mencatat 344 operan dengan 265 di antaranya akurat, sedangkan Valencia menyelesaikan 185 operan akurat dari total 277 percobaan. Perbedaan itu terlihat lebih jelas pada fase menyerang: Logroño United membukukan 69 entri ke sepertiga akhir, sementara Valencia hanya 37.
Keunggulan tuan rumah juga tercermin dari jumlah tembakan. Logroño United melepaskan 18 tembakan, termasuk tujuh yang tepat sasaran, sedangkan Valencia hanya menghasilkan tiga tembakan dengan dua mengarah ke gawang. Tuan rumah menciptakan 23 sentuhan di kotak penalti lawan, hampir empat kali lipat dari Valencia yang mencatat enam sentuhan.
Secara kualitas peluang, Logroño United mengumpulkan xG 1,74 dan xG on target 1,20. Valencia berada pada angka 0,36 dan 0,46. Kiper Valencia, Alice Pinguet, dipaksa melakukan lima penyelamatan, sedangkan María Miralles membuat satu penyelamatan untuk Logroño United. Terlepas dari istilah di luar lapangan seperti joki, angka-angka ini menunjukkan bahwa kemenangan tuan rumah dibangun dari tekanan dan volume serangan yang lebih konsisten.
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Pertandingan | Logroño United vs Valencia |
| Skor akhir | Logroño United 2-1 Valencia |
| Kompetisi | Spain: Liga F |
| Tanggal | 13 September 2026 |
| Babak pertama | Logroño United 0-0 Valencia |
| Matchday | 3 |
Isina membuka jalan, A. Franco menggandakan keunggulan
Kedua tim menutup babak pertama tanpa gol. Logroño United sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola, yakni 59 persen berbanding 41 persen, tetapi belum mampu mengubah tekanan menjadi keunggulan. Mereka mencatat delapan tembakan sepanjang paruh pertama, sementara Valencia hanya satu.
Momentum tuan rumah berlanjut setelah jeda. Pada menit ke-58, Isina mencetak gol pembuka setelah rangkaian pergerakan yang melibatkan Marta Masferrer Cruz, Rebeca Costa da Silva, Ana Franco, dan Annelie Leitner. Assist terakhir diberikan oleh Annelie Leitner, yang mengirim umpan sebelum Isina menuntaskan peluang dengan kaki kanan.
Logroño United kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-70 melalui Ana Franco. Gol tersebut tercipta dari penyelesaian kaki kiri. Pada fase kedua, tuan rumah melepaskan 10 tembakan dan menghasilkan xG 1,38, sebuah peningkatan besar dibandingkan xG 0,37 pada babak pertama.
Valencia mencoba merespons lewat sejumlah pergantian pemain. N. Martín, E. G. Martínez, dan R. Elloh masuk pada menit ke-61, kemudian G. C. Flordelis tampil pada menit ke-66 dan S. Prat pada menit ke-72. Logroño United juga melakukan perubahan dengan memasukkan M. Barquero, L. Martínez, M. Asenjo, F. Mawete, dan C. Yeboah secara bertahap.
Valencia memperkecil ketertinggalan pada penghujung laga
Tekanan Valencia baru membuahkan hasil pada menit ke-90. D. Marcano mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan silang dari S. Tamarit. Gol itu membuat skor menjadi 2-1 dan menghadirkan tekanan pada fase tambahan waktu yang berlangsung panjang.
Namun, Logroño United mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Valencia memang memiliki satu peluang besar dan mencatat dua tembakan tepat sasaran, tetapi kesulitan membangun serangan dari penguasaan bola. Tim tamu hanya menghasilkan 19 fase permainan di sepertiga akhir, jauh di bawah 81 milik tuan rumah.
Pertandingan juga diwarnai kartu kuning. Berdasarkan statistik, Logroño United menerima dua kartu kuning, sedangkan Valencia tiga. Ximena Velazco dan Daiana Falfán tercatat mendapat kartu untuk tuan rumah, sementara Valencia menerima kartu dalam sejumlah insiden yang melibatkan R. Elloh, L. Moral, dan G. C. Flordelis. Tidak ada kartu merah.
Susunan pemain kedua tim
Logroño United turun dengan formasi 4-3-3, sedangkan Valencia memakai 4-2-3-1. Berikut susunan pemain awal yang digunakan dalam pertandingan:
Logroño United — 4-3-3
- María Miralles — penjaga gawang
- Justina Morcillo, Rebeca Costa da Silva, Marta Masferrer Cruz, Annelie Leitner — lini belakang
- Catalina Ongaro, Daiana Falfán, Ximena Velazco — lini tengah
- Ana Franco, Cristina Redondo, Isina — lini depan
Valencia — 4-2-3-1
- Alice Pinguet — penjaga gawang
- Sara Tamarit, Lena Pérez, Camila Sáez, Pauleta — lini belakang
- Yasmin Mrabet, Carolina Marín — gelandang tengah
- Debora García, Teresa Morato, Danielle Marcano — gelandang serang
- Lucia Moral — penyerang
Kemenangan ini membawa tiga poin bagi Logroño United dalam rangkaian Liga F. Posisi kedua tim di klasemen setelah pertandingan tidak tercantum dalam data, sehingga laporan ini tidak menetapkan peringkat sementara. Fakta utama dari laga matchday ketiga tersebut tetap jelas: Logroño United lebih produktif dalam menciptakan peluang dan mampu menjaga keunggulan meski Valencia mencetak gol balasan pada menit-menit akhir.

