FC Twente meraih kemenangan 2-0 atas ADO Den Haag pada pertandingan Netherlands: Eredivisie, Sabtu, 12 September 2026. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, FC Twente memastikan kemenangan melalui penalti Wout Weghorst pada menit ke-61 dan sundulan Robin Pröpper pada menit ke-74. Hasil pertandingan ini menjadi kemenangan kandang bagi FC Twente pada matchday keenam regular season.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | FC Twente vs ADO Den Haag |
| Skor akhir | FC Twente 2-0 ADO Den Haag |
| Skor babak pertama | FC Twente 0-0 ADO Den Haag |
| Kompetisi | Netherlands: Eredivisie |
| Status | Finished |
| Tanggal | 12 September 2026 |
Jalannya Pertandingan
FC Twente memulai laga dengan penguasaan bola yang lebih besar dan membangun serangan melalui formasi 4-2-3-1. ADO Den Haag menggunakan pola 4-4-2 dan lebih banyak bertahan ketika FC Twente memasuki area sepertiga akhir. Meski demikian, kedua tim belum mampu mencetak gol sampai jeda.
Perubahan skor terjadi pada menit ke-61. Wout Weghorst mengeksekusi penalti dan membawa FC Twente unggul 1-0. Gol tersebut menjadi pembeda setelah tuan rumah meningkatkan tekanan pada awal babak kedua.
FC Twente kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-74. Robin Pröpper mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan silang dari Daouda Weidmann. Setelah unggul dua gol, tuan rumah tetap menghasilkan sejumlah peluang, sedangkan ADO Den Haag tidak mampu membalas hingga pertandingan berakhir.
Beberapa pergantian pemain tercatat dalam pertandingan ini. FC Twente memasukkan F. Thorvaldsen pada menit ke-54 untuk menggantikan Marko Pjaca, kemudian T. V. d. Belt dan D. Rots masuk pada menit ke-69. Pada menit ke-76, L. V. o. Hesselink serta J. Bawuah menggantikan Wout Weghorst dan Daouda Weidmann. Dari kubu ADO Den Haag, M. Šín masuk pada awal babak kedua, disusul J. Bal pada menit ke-61, serta D. van Mieghem dan D. Bárány pada menit ke-67. S. Sylla masuk menggantikan M. Hokke pada menit ke-74.
Statistik Pertandingan
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi FC Twente dalam penguasaan bola dan distribusi operan. FC Twente mencatat 61 persen penguasaan bola, sedangkan ADO Den Haag menguasai 39 persen. Tuan rumah juga melepaskan 24 tembakan, termasuk 12 tembakan tepat sasaran. ADO Den Haag menghasilkan 10 tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang.
| Statistik | FC Twente | ADO Den Haag |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 61% | 39% |
| Total tembakan | 24 | 10 |
| Tembakan tepat sasaran | 12 | 5 |
| Umpan | 548 | 351 |
| Umpan akurat | 483 | 281 |
| Akurasi umpan | 88,1% | 80,1% |
| Tendangan sudut | 12 | 2 |
| Expected goals | 2,88 | 0,54 |
| Penyelamatan penjaga gawang | 5 | 10 |
Angka expected goals juga memperlihatkan perbedaan kualitas peluang. FC Twente mencatat 2,88 xG dan lima peluang besar, sementara ADO Den Haag memiliki 0,54 xG dan satu peluang besar. Penjaga gawang ADO Den Haag melakukan 10 penyelamatan, yang membantu menjaga skor tetap kompetitif meski timnya lebih sering berada di bawah tekanan. Dalam pembahasan sepak bola dan analisis pertandingan, pembaca juga dapat menemukan konteks lain melalui joki tanpa mengubah fakta statistik laga ini.
FC Twente juga unggul dalam beberapa aspek permainan lain. Tuan rumah mencatat 19 tembakan dari dalam kotak penalti, 53 sentuhan di area penalti lawan, serta 71 entri ke sepertiga akhir. ADO Den Haag hanya membukukan empat tembakan dari dalam kotak penalti dan 12 sentuhan di area penalti FC Twente. Data tersebut membantu menjelaskan mengapa peluang tuan rumah lebih banyak, terutama setelah turun minum.
Disiplin dan Momen Penting
Empat kartu kuning tercatat dalam pertandingan. F. d. Bruin menerima kartu pada menit ke-33, J. Hawkins pada menit ke-50, M. Bruns pada menit ke-79, dan S. Sylla pada menit ke-87. Tidak ada kartu merah yang tercatat.
Babak kedua menjadi periode paling menentukan. FC Twente membukukan 17 tembakan setelah jeda, sedangkan ADO Den Haag menghasilkan lima tembakan. Tuan rumah juga mencatat tiga peluang besar pada babak kedua dan mengonversi dua di antaranya menjadi gol. Sebaliknya, ADO Den Haag tidak menciptakan peluang besar pada paruh kedua.
Susunan Pemain
Susunan Pemain FC Twente
FC Twente tampil dengan formasi 4-2-3-1.
- Lars Unnerstall (nomor 1, G)
- Bart van Rooij (nomor 28, D)
- Max Bruns (nomor 38, D)
- Robin Pröpper (nomor 3, D)
- Ruud Nijstad (nomor 4, D)
- Ramiz Zerrouki (nomor 6, M)
- Daouda Weidmann (nomor 8, M)
- Marko Pjaca (nomor 7, M)
- Younes Taha (nomor 10, M)
- Sondre Ørjasæter (nomor 27, M)
- Wout Weghorst (nomor 9, F)
Susunan Pemain ADO Den Haag
ADO Den Haag menggunakan formasi 4-4-2.
- Kilian Nikièma (nomor 1, G)
- Jonas Jensen-Abbew (nomor 5, D)
- Pascal Mulder (nomor 3, D)
- Matteo Waem (nomor 4, D)
- Milan Hokke (nomor 15, D)
- Othniël Raterink (nomor 2, M)
- Juho Kilo (nomor 25, M)
- Finn de Bruin (nomor 16, M)
- Jalen Hawkins (nomor 17, M)
- Evan Rottier (nomor 11, F)
- Yannick Eduardo (nomor 46, F)
Klasemen Eredivisie
Data posisi klasemen sementara Eredivisie tidak tercantum dalam informasi pertandingan ini. Karena itu, posisi FC Twente dan ADO Den Haag setelah matchday keenam belum dapat dicantumkan. Fakta yang tercatat adalah FC Twente mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-0, sementara ADO Den Haag gagal mencetak gol.
Kemenangan ini ditentukan oleh efektivitas FC Twente pada babak kedua. Penalti Weghorst dan sundulan Pröpper mengubah laga yang tanpa gol di babak pertama menjadi kemenangan kandang 2-0. Statistik penguasaan bola, jumlah peluang, serta dominasi di sepertiga akhir turut memperkuat gambaran bahwa FC Twente lebih mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

